Evaluasi yang Mengutamakan Praktek Riil
SMK Gajah Mada 01 Margoyoso terus bereksperimen dalam metode evaluasi supaya pelajar bukan hanya kuasai teori, tapi juga sanggup mengaplikasikannya berbentuk kreasi riil. Satu diantara pendekatan yang diaplikasikan ialah Proyek Based Learning (PjBL) atau evaluasi berbasiskan project.
Mempertajam Kreasi dan Kerjasama Pelajar
Dalam tiap project, pelajar dilawan untuk bekerja dalam barisan, membuat jalan keluar atas permasalahan tertentu, dan hasilkan produk yang berguna. Proses ini bukan hanya latih ketrampilan tehnis sama sesuai jalur, tapi juga meningkatkan kreasi, bekerja sama, dan kekuatan berpikiran krisis.
Contoh Project dari Beragam Jalur
Pelajar jalur Teknik Computer dan Jaringan (TKJ) contohnya, membuat mekanisme jaringan sederhana untuk kepentingan sekolah. Dalam pada itu, jalur Akuntansi membuat replikasi neraca keuangan digital, dan jalur Design Grafis hasilkan kreasi visual yang ditampilkan pada aktivitas sekolah. Semua project itu menjadi bukti riil hasil evaluasi yang terpadu dengan dunia kerja.
Peranan Guru sebagai Fasilitator Pengembangan
Dalam mode evaluasi ini, guru berperanan sebagai pembina yang menggerakkan pelajar untuk melakukan eksperimen dan temukan jalan keluar inovatif. Pendekatan ini jadikan situasi belajar lebih aktif, menggembirakan, dan fokus hasil.
Menyiapkan Angkatan Siap Bereksperimen
Lewat implementasi evaluasi berbasiskan project, SMK Gajah Mada 01 Margoyoso mengharap bisa melahirkan alumnus yang bukan hanya siap kerja, tapi siap juga bereksperimen. Pelajar didorong untuk berpikiran inovatif, adaptive, dan mempunyai semangat membuat suatu hal yang baru di dunia industri atau wiraswasta.